Zakat Fitrah Pada Hari Raya : donasi.id

 

Halo semua!

Apa itu Zakat Fitrah?

Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Zakat ini merupakan salah satu kewajiban dalam agama Islam yang memiliki tujuan sosial dan spiritual. Zakat Fitrah harus dikeluarkan sebelum pelaksanaan Salat Id dan dibayarkan kepada orang yang berhak menerima zakat.

Menunaikan Zakat Fitrah adalah wujud syukur umat Muslim atas karunia dan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT selama bulan Ramadan. Selain itu, zakat ini juga memiliki tujuan untuk membersihkan harta yang telah diperoleh selama Ramadan dari hal-hal yang tidak baik atau haram.

Penyebutan zakat ini juga berbeda di beberapa daerah. Misalnya, di Indonesia sering disebut dengan “Zakat Fitrah” atau “Zakat Fitri”, sedangkan di beberapa negara Arab disebut “Zakat Al-Fitr”.

Mari kita bahas lebih lanjut tentang Zakat Fitrah pada Hari Raya ini:

1. Latar Belakang Zakat Fitrah

Zakat Fitrah memiliki latar belakang yang kuat dalam ajaran Islam. Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada umat Muslim untuk menunaikan zakat ini sebagai bentuk solidaritas dan saling membantu antarumat Muslim. Zakat Fitrah juga memiliki tujuan untuk meringankan beban orang-orang yang kurang mampu menjelang Hari Raya.

Di Indonesia, Zakat Fitrah juga menjadi tradisi dan budaya yang sangat melekat dalam masyarakat Muslim. Setiap tahunnya, umat Muslim di Indonesia berbondong-bondong menunaikan zakat ini guna berbagi kebahagiaan dan keberkahan pada Hari Raya Idul Fitri.

Zakat Fitrah juga memiliki dasar hukum yang kuat dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi. Dalam surat Al-Baqarah ayat 184, Allah SWT berfirman, “Dan sempurnakanlah puasa dan bacalah Al-Qur’an pada waktu pagi dan petang. Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” Ayat ini menjadi dasar tentang kewajiban membayar zakat fitrah.

Dalam hadis riwayat Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Rasulullah mewajibkan zakat fitrah sebagai penjagaan bagi diri-diri orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, serta untuk memberikan makanan bagi orang-orang miskin.”

2. Waktu dan Cara Membayar Zakat Fitrah

Pembayaran zakat fitrah dilakukan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri. Zakat ini harus dikeluarkan sebelum Shalat Id dimulai dan dapat diberikan kepada orang yang berhak menerima zakat seperti fakir miskin, mustahik, atau lembaga-lembaga amil zakat yang terpercaya.

Secara umum, zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyakarat setempat. Di Indonesia, zakat fitrah sering kali dikeluarkan dalam bentuk beras, gandum, kurma, bubur, atau makanan pokok lainnya.

Sementara itu, masyarakat Muslim di negara-negara Arab sering memberikan zakat fitrah dalam bentuk uang tunai. Setiap negara memiliki peraturan dan standar sendiri mengenai besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan.

Adapun besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan adalah sekitar 2,5 kg hingga 3 kg beras atau makanan pokok setara per jiwa. Jumlah ini dapat disesuaikan dengan keadaan dan harga makanan pokok yang berlaku di wilayah Anda.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW, “Puasa hanya akan menghapus dosa dan kesalahan orang yang berpuasa jika dia menyebabkan sedikit masa lapar pada dirinya. Dan zakat fitrah hanya akan menghapuskan sedikit kekurangan dan kelalaian orang yang memberi zakat.”

3. Manfaat dan Tujuan Zakat Fitrah

Zakat Fitrah memiliki manfaat dan tujuan yang sangat mulia dalam kehidupan umat Muslim. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan tujuan dari zakat fitrah:

  1. Membantu meringankan beban hidup orang-orang yang kurang mampu.
  2. Menjaga dan memperkuat tali persaudaraan antarumat Muslim.
  3. Membersihkan harta dan diri dari hal-hal yang tidak baik atau haram.
  4. Menjaga kesucian dan keberkahan Ramadan.
  5. Memperoleh pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

Tabel: Besaran Zakat Fitrah Berdasarkan Harga Makanan Pokok

Jumlah Jiwa Zakat Fitrah (Beras) Zakat Fitrah (Uang)
1 2,5 kg – 3 kg Nilai ekivalen harga beras
2 5 kg – 6 kg Nilai ekivalen harga beras
3 7,5 kg – 9 kg Nilai ekivalen harga beras
4 10 kg – 12 kg Nilai ekivalen harga beras
5 12,5 kg – 15 kg Nilai ekivalen harga beras

FAQ tentang Zakat Fitrah

1. Apakah zakat fitrah wajib dikeluarkan setiap tahun?

Ya, zakat fitrah harus dikeluarkan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah salah satu amalan yang dianjurkan dan wajib bagi umat Muslim.

2. Apakah anak-anak juga harus membayar zakat fitrah?

Anak-anak yang telah memasuki usia baligh (dewasa) dan memiliki penghasilan atau harta sendiri, wajib membayar zakat fitrah. Namun, anak-anak yang belum memiliki penghasilan atau harta tidak diwajibkan membayar zakat fitrah.

3. Apakah zakat fitrah bisa diberikan dalam bentuk uang?

Ya, zakat fitrah bisa diberikan dalam bentuk uang tunai. Namun, dalam prakteknya, zakat fitrah biasanya dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

4. Apakah boleh membayar zakat fitrah sebelum Ramadan?

Zakat fitrah tidak boleh dibayarkan sebelum Ramadan. Pembayaran zakat ini harus dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

5. Apakah boleh membayar zakat fitrah setelah Salat Idul Fitri?

Pembayaran zakat fitrah sebaiknya dilakukan sebelum Salat Idul Fitri. Namun, jika terpaksa, pembayaran bisa dilakukan sebelum waktu Salat Idul Fitri berakhir.

Sumber :